pertemuan1.1. Published on October 20, 2017 by anjelikadamanik. 1.Pertanyaan : Sebutkan landasan pendidikan pancasila! Apa tujuan mempelajari pancasila? Sebutkan syarat- syarat bagi suatu pengetahuan yang memenuhi syarat ilmiah! Sebutkan tingkatan – tingkatan pengetahuan ilmiah untuk mengetahui lingkup kajian pancasila serta kompetensi
EsaiPANCASILA Sebagai Sistem Filsafat Pertanyaan Tentang Filsafat Pancasila.. PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT Setiap bangsa yang ingin berdiri kokoh dan mengetahui dengan jelas ke arah mana tujuan yang ingin dicapainya sangat memerlukan pandangan hidup
Menyebutkantentang hak dan kewajiban tiap warga negara ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Yudrick maulana fiqri 113070181 f 2 fungsi dan peranan pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara i. Jawaban soal latihan mata kuliah pendidikan pancasila dan. 4.jelaskan wawasan nusantara sebagai landasan geopolitik indonesia.
landasanpendidikan pancasila Pancasila sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) Tahun 1945, ditetapkan oleh PPKI pada
LandasanPendidikan Pancasila. Hal ini didasarkan sk direktur jenderal pendidikan tinggi nomor 265/dikti/kep/2000, tanggal 10 agutus 2000 tentang penyempurnaan kurikulum inti mata kuliah pengembangan. 2 tahun 1989 tentang sistem pendidikan nasional. 1, maret 2021 pancasila sebagai landasan filosofis pendidikan nasional i putu agus aryatnaya
Kerangkayang dibuat oleh pemerintah pusat adalah kerangka dasar, mengembangkannya sesuai visi dan misi sekolah boleh saja, namun sekolah diharapkan untuk fokus pada profil Pelajar Pancasila dan profil yang ditambahkan oleh sekolah tidak bertentangan dengan profil Pelajar Pancasila. Adakah landasan hukum kurikulum sekolah penggerak?
. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Landasan ilmiah pendidikan mengacu pada dasar-dasar pengetahuan dan teori yang melandasi praktek-praktek pendidikan. Landasan ilmiah ini membantu mendukung pengembangan kebijakan pendidikan, desain kurikulum, metode pengajaran, evaluasi, dan penelitian dalam bidang adalah beberapa landasan ilmiah yang penting dalam pendidikan1. Psikologi Pendidikan Psikologi pendidikan mempelajari proses belajar dan pengajaran serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Psikologi pendidikan membantu memahami bagaimana individu memperoleh pengetahuan, mengembangkan keterampilan, dan mengatasi hambatan belajar. Konsep-konsep seperti motivasi, pembelajaran kognitif, perkembangan sosial dan emosional, dan teori belajar memainkan peran penting dalam landasan ilmiah pendidikan. 2. Sosiologi Pendidikan Sosiologi pendidikan mempelajari hubungan antara pendidikan dan masyarakat. Melalui perspektif sosiologis, kita dapat memahami bagaimana faktor sosial seperti struktur sosial, budaya, dan ekonomi mempengaruhi akses, kesetaraan, dan hasil pendidikan. Sosiologi pendidikan juga mempelajari dinamika dalam kelas, interaksi antara siswa, dan pengaruh institusi pendidikan terhadap proses sosialisasi. 3. Filosofi Pendidikan Filosofi pendidikan membahas pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang tujuan pendidikan, nilai-nilai yang harus dipromosikan, dan etika dalam pendidikan. Landasan ilmiah ini membantu dalam membentuk kerangka pemikiran tentang landasan moral dan etis dalam pendidikan serta tujuan-tujuan pendidikan yang ingin Teori Pembelajaran Teori pembelajaran merujuk pada berbagai pendekatan dan perspektif tentang bagaimana individu memperoleh pengetahuan dan keterampilan. Beberapa teori pembelajaran terkenal meliputi behaviorisme, konstruktivisme, teori kognitif, dan teori sosial. Teori-teori ini memberikan landasan untuk merancang strategi pengajaran yang efektif dan memahami proses belajar Neurosains dan Kognitif Landasan ilmiah ini berkaitan dengan pemahaman tentang bagaimana otak bekerja dan proses kognitif yang terlibat dalam pembelajaran. Penelitian dalam neurosains dan kognitif membantu memahami bagaimana informasi diproses, disimpan, dan diambil dalam konteks pembelajaran. Pengetahuan tentang neurosains dan kognitif dapat digunakan untuk meningkatkan metode pengajaran dan merancang lingkungan pembelajaran yang HISTORIS PENDIDIKAN Landasan historis pendidikan mengacu pada pemahaman tentang perkembangan sistem pendidikan dari masa lampau hingga saat ini. Memahami sejarah pendidikan membantu kita melihat bagaimana pendidikan telah berkembang, mengidentifikasi kebijakan dan praktik yang berhasil atau tidak berhasil, serta memahami konteks sosial, politik, dan budaya di balik perubahan adalah beberapa poin penting dalam landasan historis pendidikan1. Era Kuno Pendidikan pada era kuno berfokus pada pengajaran keagamaan dan etika. Contohnya, di Mesir kuno, pendidikan terutama diberikan kepada kelas sosial yang lebih tinggi dan berfokus pada pelatihan administrator dan imam. Di Yunani kuno, pendidikan lebih berpusat pada pembentukan warga negara yang baik melalui studi filosofi, seni, dan olahraga. 1 2 3 4 5 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Pendidikan Pancasila – Pancasila menjadi dasar falsafah dari negara Indonesia. Hal ini sudah tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Oleh karenanya setiap Warga Negara Indonesia harus mencoba untuk mempelajari, mendalami, menghayati dan mengamalkannya dalam berbagai bidang hanya itu, Pancasila sebagaimana yang tercantum pada Pembukaan UUD 1945 perjalanan sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia telah mengalami persepsi dan juga interpretasi, sesuai dengan kepentingan rezim yang menjadi Dasar Negara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI yang harus dapat dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan bernegara. Untuk diketahui, landasan pendidikan Pancasila sendiri terbagi menjadi empat macam. Antara lain landasan historis, landasan kultural, landasan yuridis dan yang terakhir adalah landasan filosofis. Berikut akan dijelaskan lebih lanjut seputar landasan pendidikan HistorisPancasila dirumuskan dan mempunyai suatu tujuan yang digunakan sebagai Dasar Negara Indonesia. Proses perumusan Pancasila sendiri juga mengambil dari nilai-nilai pandangan hidup bangsa pastinya mempunyai ideologi dan pandangan hidupnya masing-masing. Sehingga bisa terdapat perbedaan yang mana diambil dari nilai-nilai yang hidup dan berkembang pada suatu bangsa. Pancasila digali dari Indonesia yang memang telah tumbuh dan berkembang sejak lahirnya bangsa juga Soko Guru Demokrasi IndonesiaMaka dari itu para pendiri bangsa Indonesia kala itu merumuskan secara sederhana namun memiliki makna yang mendalam. Lima prinsip atau sila pada akhirnya dibuat dan diberi nama Pancasila. Negara Indonesia merancang Dasar Negara yang bersumber pada nilai-nilai yang sudah tumbuh, hidup dan berkembang dalam kehidupan Pancasila ini diberikan oleh IR. Soekarno yang menjadi salah seorang penggagasnya. Nama tersebut disampaikan pada pidatonya 1 Juni 1945 silam, dalam persidangan Badan Penyidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI yang menjadi saran dan petunjuk seorang temannya yang ahli KulturalPancasila menjadi salah satu pencerminan budaya bangsa. Oleh karenanya Pancasila harus bisa diwariskan kepada generasi selanjutnya. Secara kultural unsur-unsur Pancasila tampak pada adat istiadat, tulisan, bahasa, slogan, kesenian, agama, kepercayaan dan kebudayaan dalam negara Indonesia secara hidup menjadi hal yang penting bagi sebuah bangsa. Sebab tanpa hal tersebut suatu bangsa tak memiliki kepribadian dan jati diri. Hal ini tentu saja membuat bangsa mudah terpengaruh oleh pengaruh yang berkembang dari luar memiliki sifat terbuka sehingga bisa mengadaptasikan diri dengan perkembangan zaman. Selain itu Pancasila juga mempunyai dinamika internal secara selektif dalam proses adaptasi yang dilakukan. Maka dari itu generasi penerus bangsa bisa memperkaya nilai-nilai dari kenegaraan dan kemasyarakatan yang ada dalam sila-sila Pancasila bukan hanya menjadi hasil konseptual seseorang saja, melainkan merupakan hasil karya besar milik bangsa Indonesia itu sendiri. Yang mana diangkat dari nilai-nilai kultural yang dimiliki oleh bangsa Indonesia lewat proses refleksi filosofis para pendiri negara, seperti Ir. Soekarno, M. Yamin, M. Hatta, Soepomo, serta para tokoh pendiri negara yang karenanya generasi penerus bangsa diharuskan bisa mendalami dan mengkaji karya besar tersebut untuk melestarikan secara dinamis dalam artian untuk mengembangkannya sesuai dengan tuntutan YuridisLandasan yuridis adalah landasan yang berdasarkan aturan yang dibuat sesudah melalui perundingan dan permusyawaratan. Dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945, yang menjadi landasan yuridis konstitusional merupakan yang ada di dalamnya terdapat rumusan dan susunan sila-sila Pancasila sebagai dasar negara yang sah, benar dan otentik sebagai berikutKetuhanan Yang Maha EsaKemanusiaan yang adil dan beradabPersatuan IndonesiaKerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilanKeadilan sosial bagi seluruh rakyat IndonesiaSelain itu batang tubuh UUD 1945 juga menjadi landasan yuridis konstitusional. Sebab dasar negara yang ada pada Pembukaan UUD 1945 dijabarkan lebih lanjut dan terperinci pada pasal-pasal dan ayat-ayat yang ada di dalam Batang Tubuh UUD juga Landasan Filosofis Pendidikan IndonesiaLandasan hukum perkuliahan Pendidikan Pancasila yang ada di Perguruan Tinggi telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Tepatnya pada pasal 39 yang menyatakan bahwa isi kurikulum setiap jenis, jalur dan jenjang pendidikan wajib memuat Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama, Pendidikan FilosofisLandasan filosofis berasal dari adanya pandangan-pandangan di dalam filsafat pendidikan, yang menyangkut keyakinan terhadap hakikat manusia, keyakinan mengenai adanya sumber nilai, hakikat pengetahuan dan mengenai kehidupan yang lebih baik dalam berbagai aspek penyelenggaraan negara harus bersumber dari nilai-nilai Pancasila, tak terkecuali pada sistem peraturan perundang-undangan yang ada di Indonesia. Oleh karenanya realisasi kenegaraan termasuk dalam proses reformasi yang terjadi dewasa ini menjadi sebuah keharusan jika Pancasila menjadi salah satu sumber nilai dalam pelaksanaan kenegaraan. Baik dalam pembangunan nasional, ekonomi, sosial budaya, politik, hukum, hingga pertahanan maupun Lingkup Pendidikan PancasilaMata kuliah pendidikan Pancasila memiliki substansi kajian yang mencakupPeraturan perundang-undangan dan kebijakan negara, baik yang bersifat praktis, pragmatis ataupun jangka panjang dalam perspektif Pancasila sebagai dasar ideologi besar dunia dan ideologi baru yang muncul, serta menjelaskan Pancasila sebagai ideologi yang sesuai dengan dan tujuan pendidikan Pancasila dalam pengembangan kemampuan utuh sarjana maupun sila-sila Pancasila dan mengaktualisasikan nilai-nilai yang ada di Pancasila secara historis, merefleksikan fungsi dan kedudukan penting Pancasila dalam perkembangan negara Indonesia ke etika, aliran etika, etika Pancasila dan Pancasila sebagai solusi permasalahan moralitas dijadikan sebagai karakter keilmuan Dasar Pendidikan PancasilaKompetensi bisa didefinisikan sebagai kumpulan rencana dalam tindakan mencerdaskan. Sementara aplikasi dari rasa tanggung jawab terlihat dari kebenaran tindakannya jika dilihat dari segi IPTEK, etika, dan ajaran agama maupun budaya yang diyakini setiap elemen Pancasila pada perguruan tinggi bertujuan supaya mahasiswa memiliki kepribadian yang bersumber pada nilai budi luhur budaya bangsa dalam mendukung profesi dan latar belakang keilmuannya. Hal tersebut bisa dipahami bahwa pendidikan Pancasila ditujukan sebagai beberapa hal di bawah ini, antara lainPendidikan karakter, yakni pembentukan karakter warga negara yang ditandai dengan sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai pembentukan kepribadian, merupakan kepribadian yang bersumber nilai-nilai luhur budaya bangsa yang nantinya mendukung profesi dan latar belakang keilmuan yang menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber rujukan dan inspirasi warga, sehingga berbagai tantangan kehidupan bangsa bisa diketahui bahwa Pancasila merupakan pernyataan jati diri bangsa yang memiliki tiga aspek. Antara lain Pancasila sebagai kepribadian bangsa, Pancasila sebagai identitas bangsa dan Pancasila sebagai keunikan bangsa pembahasan seputar landasan pendidikan Pancasila. Semoga informasi yang kami sampaikan di atas bermanfaat untuk Anda dan menjawab pertanyaan Anda seputar pendidikan Pancasila. AdvertisementScroll to Continue With Content
Origin is unreachable Error code 523 2023-06-16 090309 UTC What happened? The origin web server is not reachable. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Check your DNS Settings. A 523 error means that Cloudflare could not reach your host web server. The most common cause is that your DNS settings are incorrect. Please contact your hosting provider to confirm your origin IP and then make sure the correct IP is listed for your A record in your Cloudflare DNS Settings page. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d81e01bafaab95a • Your IP • Performance & security by Cloudflare
Ilustrasi pertanyaan tentang Pancasila untuk siswa. Sumber Mufid Majnun/ Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang digunakan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan hingga kini. Itulah mengapa pertanyaan tentang Pancasila kerap diajukan dalam soal apa saja pertanyaan tentang Pancasila yang sering dijadikan seabgai soal ujian? Yuk, simak ulasannya dalam artikel berikut ini. Pertanyaan tentang Pancasila untuk SiswaIlustrasi pertanyaan tentang Pancasila untuk siswa. Sumber Mufid Majnun/ Winarno dalam CIVIS Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Kewarganegaraan menjelaskan bahwa materi Pancasila telah terkuat dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Hal itu ditujukan agar para siswa lebih terbekali nilai karakter Pancasila dan dapat dipraktikkan dalam kehidupan. Pertanyaan Pancasila untuk siswa salah satunya termuat dalam Pendidikan Kewarganegaraan PKn. Adapun tujuan dari mata pelajaran PKn adalah membentuk masyarakat dan pemuda yang berlandaskan nilai karakter Pancasila. Berikut ini adalah beberapa pertanyaan tentang Pancasila untuk siswa yang bisa dijadikan sebagai bahan pelajaran sebelum ujian. Bagaimana bentuk implementasi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia di awal kemerdekaan? Bagaimana implementasi Pancasila sebagai dasar negara pada masa Orde Baru? Mengapa mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara termasuk hal penting? Sebutkan tantangan bangsa Indonesia dalam mengimplementasikan Pancasila pada saat ini! Sebutkan bentuk-bentuk aktivitas atau fenomena yang menunjukkan akibat dari ketidakpatuhan terhadap dasar negara Indonesia! Bagaimana implementasi Pancasila pada saat ini agar lebih efektif? Bagaimana kedudukan Pancasila sebagai ideologi terbuka di Indonesia? Apakah terjadinya modernisasi akan mempengaruhi kedudukan Pancasila? Apa akibatnya jika seseorang tidak menerapkan nilai karakter Pancasila? Apa manfaat implementasi Pancasila dalam Kurikulum Merdeka? Apakah Pancasila mampu mengurangi kenakalan remaja? Bagaimana contoh sederhana penerapan Pancasila dilingkungan sekitarmu? Sebutkan minimal 3 contoh penerapan sila ketiga Pancasila dalam kehidupan sehari-hari! Sebutkan minimal 3 contoh penerapan sila keempat Pancasila dalam kehidupan sehari-hari! Sebutkan minimal 3 contoh penerapan sila kelima Pancasila dalam kehidupan sehari-hari! Demikian sejumlah pertanyaan tentang Pancasila untuk Siswa yang bisa digunakan sebagai persiapan sebelum ujian. Selain mempelajarinya, kamu juga harus menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, ya! ENF
- Pendidikan Pancasila adalah pembelajaran mengenai landasan, tujuan, dan sejarah kebangsaan Indonesia, teristimewa soal Pancasila. Jika Pendidikan Kewarganegaraan PKn diajarkan di tingkat sekolah dasar hingga menengah atas, pembelajaran Pendidikan Pancasila ditujukan bagi empat landasan Pendidikan Pancasila, yakni landasan filosofis, kultural, landasan historis, serta landasan yuridis. Berikut penjelasannya Landasan filosofis Menurut Pandji Setijo dalam buku Pendidikan Pancasila Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa 2009, landasan filosofis adalah filsafat Pancasila sebagai bagian dari pendidikan sebagai dasar negara Indonesia, tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Ini tidak hanya menjadikan Pancasila sebagai landasan pemerintahan negara, melainkan turut melandasi sistem pendidikan nasional. Baca juga Landasan Hukum dan Historis Pendidikan Kewarganegaraan Landasan historis Landasan pendidikan Pancasila yang selanjutnya berkaitan dengan sejarah atau sisi historis bangsa Indonesia. Dikutip dari Buku Ajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Panduan Kuliah di Perguruan Tinggi 2021, landasan historis merupakan latar belakang sejarah yang mendasari munculnya Pendidikan Pancasila. Landasan ini berkaitan dengan perjuangan masyarakat Indonesia untuk memerdekakan dan membebaskan diri dari penjajahan. Landasan kultural Pengembangan pendidikan Pancasila didasarkan pada nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, sebagaimana telah disepakati dalam kehidupan nasional.
Makalah Landasan Pendidikan PancasilaDi susun oleh kelompok 4Tugas Pendidikan Pancasila Dan KewarganegaraanUniversitas Terbuka Jambi2020 KATA PENGANTARDengan menyebut nama ALLAH SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan Makalah Landasan Pendidikan Pancasila ini dengan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, untuk kedepannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah Latar BelakangPenyajian perkuliahan pendidikan pancasila di mimbar perguruan tinggi berdasarkan peraturan perundang-undangan dan landasab hokum yang telah ada serta analisis objektif ilmiah guna menemukanhakikat dan kebenaran pancasila sebagai dasar negara kesatuan RI, pandangan hidup bangsa Indonesia, filsafat bangsa dan sendi kehidupan bangsa Indonesia. Sehingga mahasiswa di arahkan untuk dapat memahami latar belakang historis kuliah pendidikan pancasila, dengan memahami fakta budaya dan filsafat hidup bersama dalam suatu negara, dengan cara mendiskusikan diantara mereka. Untuk itu harus di dasari dengan pemahaman dasar-dasar yuridis pendidikan nasional, pendidikan pancasila serta kompetensi yang diharapkan dari kuliah pendidikan pancasila beserta korelasi dengan masa sekarang dan berbangsa dan itu pengetahuan tentang landasan-landasan yang menjadi tonggak lahirnya pancasila perlu di pelajari dan di pahami agar lebih mengetahui sejarah dan nilai-nilai pancasila yang harus di amalkan dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. Lalu menjadikan generasi muda masa sekarang menjadi lebih cinta pada pancasila serta mengamalkannya pada kehidupan Rumusan MasalahDari latar belakang di atas dapat kami rumuskan permasalah nya adalah Bagaimana penjelasan landasan historis penjelasan mengenai landasan kultural penjelasan mengenai landasan yuridis penjelasan mengenai landasan filosofis Tujuan penulisanUntuk mengetahui penjelasan mengenai landasan historis mengetahui penjelasan mengenai landasan kultural mengetahui penjelasan mengenai landasan yuridis mengetahui penjelasan mengenai landasan filosofis Manfaat penulisanPenulisan makalah ini di lakukan untuk memberikan pengetahuan kepada seluruh pembaca tentang landasan-landasan dalam pendidikan pancasila dalam yang meliputi; landasan historis, landasan kultural, landasan yuridis dan landasan IIPEMBAHASANA. landasan pokok pendidikan pancasilaPancasila adalah sebagai dasar filsafat negara dan pandangan filosofis bangsa indonesia. Oleh karena itu, bangsa indonesia secara konsisten harus mengimplementasikan dalam setiap aspek kehidupan yaitu dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa , dan bernegara. Secara filosofis dan objektif rakyat indonesia sebelum mendirikan negara telah melaksanakan nilai-nilai pancasila yaitu sebagai bangsa yang berketuhanan. Berperikemanusiaan, bersatu, musyawarah dalam menghadapi persoalan hidup dan menegakaan keadilan dalam kehidupan sehari-hari. Setelah merdeka nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat tersebut ditetapkan menjadi dasar negara Republik Indonesia oleh para pendiri bangsa. Oleh karena itu, seluruh rakyat Indonesia harus mengetahui Pancasila dasar negara agar dapat dilaksanakan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan UUD 1945 khususnya alinea IV menjadi dasar pertama untuk mempelajari Pancasila dasar negara tersebut. Berdasarkan pokok pikiran IV menegaskan adanya kewajiban bagi pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara agar memelihara budi pekerti yang luhur. Ini berarti supaya seluruh rakyat indonesia berbudi luhur sesuai dengan nilai-nilai pancasila dasar negara. Peraturan pemerintah nomor 60 tahun 1999 tentang pendidikan tinggi pasal 13 ayat 2 menegaskan bahwa kurikulum yang berlaku secara nasional di atur oleh menteri pendidikan dan kebudayaan secara lebih terperinci pendidikan Pancasila di atur dalam surat keputusan direktur jenderal pendidikan tinggi. SK Dirjen Dikti Nomor 38/Dikti/Kep/2002 yang isinya bahwa pendidikan pancasila merupakan salah satu komponen dari mata kuliah pengembangan kepribadian yang wajib di ikuti oleh seluruh mahasiswa di perguruan penyelenggaraan pendidikan pancasila sebagai mata kuliah wajib di perguruan tinggi di tegaskan dalam surat edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 914/E/T/2013 tertanggal 30 JUNI 2011 bahwa perguruan tinggi harus menyelenggarakan pendidikan pancasila minimal2dua SKSatau di laksanakan bersam-sama mata kuliah pendidikan kewarganegaraan dengan nama pendidikan pancasila dan kewarganegaraan PPKn dengan bobot minimal 3tiga Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Pancasila sebagaimana tercantum dalam pasal-pasal berikut ini;1. Pasal 2 menyebutkan bahwa pendidikan tinggi berdasarkan pancasila, UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan dan Bhineka Tunggal Pasal35 ayat 3 menegaskan ketentuan bahwa kurikulum pendidikan tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat 1 wajib memuat mata kuliah Agama, Pancasila, Kewarganegaraan, dan Bahasa Pancasila sebagai dasar filsafat negara adalah pilihan tepat bagi bangsa Indonesia. Untuk itu perlu kiranya memahami nilai-nilai yang tercantum di dalam Pancasila secara baik dan benar. Pemahaman yang benar terhadap pancasila memerlukan rasionalitas serta penjelasan tentang Pancasila. Untuk memahami pancasila secara baik dan benar maka perlu kiranya mempelajari,mendalami, menghayati dan selanjutnya mengamalkan dalam sebagai bidang kehidupan. Dalam memahami pancasila, perlu kiranya memahami terlebih dahulu landasan pokok pendidikan pancasila di perguruan tingi yang terdiri atas1. Landasan historis pendidikan pancasilaMemahami landasan historis pendidikan pancasila, berarti kita kembali memahami sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan serta merebut kemerdekaan atau upaya dalam membebaskan kemerdekaan dari belenggu penjajah berabad-abad lamanya. Dalam konteks ini, pemahaman tersebut di tingkatkan menjadi sebuah kesadaran yakni perjuangan bangsa Indonesia didasari, disemangati dan di jiwai oleh nilai-nilai Pancasila yang telah ada dalam diri bangsa Indonesia sejak lama. Terbentuknya bangsa Indonesia melalui proses yang cukup panjang menghantarkan bangsa ini menemukan jati dirinya sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, serta memiliki semangat kebersamaan yang di simpulkan dalam pandangan hidup bangsa warga negara Indonesia memang selayaknya peserta didik harus memahami secara benar sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Hal ini agar setiap warga negara tidak terombang ambing ditengah arus globalisasi masyarakat dunia. Warga negara yang memahami sejarah bangsanya akan menjadi warga negara yang memiliki sikap mental yang kuat dan ditunjukan oleh sikap nasionalisme serta rasa kebangsaan yang kuat indonesia terbentuk melalui suatu proses sejarah yang cukup panjang sejak jaman kerajaan Kutai, Sriwijaya, Majapahit sampai datangnya bangsa lain yang menjajah dan menguasai bangsa tahun bangsa Indonesia menjalani hidupnya berjuang untuk menemukan jati dirinya sebagai suatu bangsa yang merdeka, mandiri, dan memiliki suatu prinsip yang tersimpul dalam pandangan hidup serta filsafat hidup bangsa. Setelah melalui proses yang cukup panjang yang didalamnya tersimpul ciri khas dan karakter bangsa yang berbeda dengan bangsa lain, yang oleh pendiri bangsa kita dirumuskan dalam suatu susunan sederhana namun mendalam yang meliputi lima prinsip sila dan kemudian diberi nama Pancasila Dalam hidup berbangsa dan bernegara dewasa ini terutama dalam rasa revormasi, bansa Indonesia harus memiliki fisi dan pandangan hidup yang kuat agar tidak terombang-ambing ditengah-tengan masyarakat internasional. Dengan perkataan lain bangsa Indonesia harus memiliki nasionalisme dan rasa kebangsaan yang kuat. Hal ini terlaksana bukan melalui suatu kekuasaan atau hegemoni ideologi melainkan suatu kesadaran berbangsa yang berakar pada sejarah secara historis nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila sebelum dirumuskan dan disahkan menjadi dasar negara telah dimiliki secara historis oleh bangsa Indonesia, sehingga boleh dikatakan bahwa secara historis ni;ai-nilai Pancasila itu berasal dari bangsa Indonesia itu sendiri dengan kata lain, bangsa indonesia adalah causa materialis dari sejarah perjalanan bangsa Indonesia menunjukan bahwa, pemilihan dan perumusan Pancasila menjadi dasar negra Indonesia memiliki proses yang cukup panjang. Proses tersebut diawali dari pengalian dan pembuktiannilai-nilai pancasila yang telah ada sejak Indonesia ada, sejak dari jaman Kurai,Sriwijaya, Majapahit sampai datangnya bangsa asing menjajah serta meguasai bangsa Indonesia. Nilai-nilai terebut kemudian dirumuskan menjadi dasar falsafa negara Indonesia oleh para pendiri negara melaui sidang BPUPKI dari tanggal 29 Mei 1945 sampai dengan 1 Juni BPUPKI kemudian dilanjutkan kembali oleh sembilan tokoh nasional untuk membahas hasil pidato pada sidang BPUPKI pertama dan berhasil menyusun sebuah naskah yang disebut dengan “Piagam Jakarta”pada tanggal 22 Juni 1945 yang didalamnya menyepakati rumusan pancasila sebagai dasar negara Indonesi. Selanjutnya penetapan pancasila menjadi dasar negara, dilaksanakan sehari setelah kemerdekaan Republik Indonesi, tepatnya pada tanggal 18 Agustus 1945. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia PPKImenetapkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia secara sah, sehinga Pancasila sehinga Pancasila terdapat dalam pembukaan UUD 1945 dan secara resmi menjadi dasar negara Republik Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Republik Indonesia ternyata dalam pelaksanaannya tidak dilaksanakan secara benar dan konsekuen. Terjadinya pemberontakan sebagai upaya merubah ideologi pancasila terjadi dibeberapa tempat di indonesia. Peristiwa pemberontakan S/PKI pada tahun 1965 merupakan sebuah bukti kelam pelaksanaan mempertahankan ideologi pancasila menjadi ideologi yang mampu diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia. Perbedaan pandangan yang mengutamakan kepentingan golongan dari pada kepentingan nasional bangsa membawa sikap mental sebagian masyarakat yang ingin merubah ideologi pancasila menjadi ideologi Komunis, ketidak pahaman terhadap makna nilai-nilai yang terkandung didalam pancasila merupakan salah satu penyebab terjadinya penyelewengan terhadap ideologi sejarah pancasila ini harusnya dijadikan sebagai penguat dalam memahami Pancasila secara baik benar dan konsekuen. Memahami peristiwa pemberontakan dan penyelewengan terhadap pancasila akan menguatkan kembali kewajiban setiap warga negara Indonesia untuk memahami, mengamalkan dan mengamankan pancasila sebagai upaya mencapai cita-cita nasional bangsa Indonesia. Sebagai warga Negara, peserta didik harus memiliki sikap kepribadian seorang patriot yang cinta dan rela berkorban demi tanah air dan bangsa. Mahasiswa harus siap menerima estafet perjuangan tersebut untuk mengisi kemerdekaan di segala bidang dengan semangat dan di jiwai oleh pancasila. Semangat dan jiwa tersebut harus di pahami dan di sebar luaskan melalui pendidikan Landasan Filosofis pendidikan pancasilaPancasila adalah sebagai dasar filsafat Negara dan pandangan filosofis bangsa Indonesia. Oleh karena itu, sudah merupakan suatu keharusan moral untuk secara konsisten merealisasikannya dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal ini berdasarkan pada kenyataan secara filosofis dan objektif bahwa bangsa Indonesia dalam hidup bermasyarakat dan bernegara mendasarkan dirinya pada nilai-nilai yang tertuang dalam sila-sila pancasila yang secara filosofis merupakan filosofis bangsa Indonesia sebelum mendirikan sebagai dasar filsafat merupakan landasan filosofi bagi pendidikan pancasila. Sebagai dasar filsafat, pancasila mempunyai fungsi sebagai pedoman dan pegangan bangsa Indonesia dalam bersikap, bertingkah laku dan berbuat dalam kehidupan sehari-hari disegala bidang baik di masyarakat, berbangsa dan bernegara sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia, pancasila mampu memberi jawaban terhadap berbagai macam pertanyaan mendasar kenegaraan. Bagi bangsa Indonesia, nilai-nilai pancasila yang di jadikan sebagai ajaran moral bangsa merupakan hasil pemikiran bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila yang di jadikan sebagai dasar Negara merupakan hasil perenungan mendalam bangsa Indonesia yang menjiwai dan membentuk watak bangsa Indonesia, sehingga menjadi kepribadian nasional yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lainnya. Oleh karena itu, nilai tersebut harus diyakini dan dipahami serta di internalisasikan dalam diri setiap warga Negara Indonesia. Sebagai mahasiswa wajib kiranya menumbuhkembangkan kepribadian sesuai dengan kepribadian Indonesia yaitu Landasan Kultural BudayaSetiap bangsa di dunia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara senantiasa memiliki suatu pandangan hidup, filsafat hidup, serta pegangan hidup agar tidak terombang-ambing dalam ranah pergaulan masyarakat dunia internasional. Setiap bangsa memiliki iri khas serta pandangan hidup yang berbeda dengan bangsa lain. Negara komunisme dan liberalisme meletakkan dasar filsafat negaranya pada suatu konsep ideologi tertentu, misalnya komunisme meletakkan dasar ideologinya pada konsep pemikiran Kael dengan bangsa-bangsa lain, bangsa Indonesia mendasarkan pandangan hidupnya dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara pada suatu asaz kultural yang memiliki dan melekat pada bangsa itu sendiri. Nilai-nilai kenegaraan dan bermasyarakatan yang terkandung dalam sila-sila Pancasila bukanlah hanya merupakan suatu hasil konseptual seseorang saja melainkan merupakan suatu hasil karya besar bangsa Indonesia sendiri melalui suatu refleksi filosofis para pendiri negara seperti Soekarno, M. Mamin, Moh. Hatta, Soepomo, serta para tokoh pendiri negara lainnya. Satu-satunya karya besar banga indonesia yang sejajar dengan karya besar bengsa lain didunia ini adalah hasil pemikiran tentang bangsa dan negara yang beradarkan pandangan hiudp suatu prinsip nilai yang tertuang daalam sila-sila kultural yang terpelihara dan sudah ada sejak Indonesia ada merupakan sumber ideologi Pancasila. Setiap negara di dunia punya budaya sendiri yang membedakan negara tersebut dengan negara lainnya. Bagi bangsa indonesia kebudayaan merupakan warisan sosial yang harus dijaga dan dipelihara. Upaya menjaga dan memelihara kebudayaan indonesia telah dilakukan oleh para pendiri negara kita melalui karya besarnya yakni Pancasila yang sila-silanya diangkat dari nilai-nilai kultural bangsa Indonesia Pancasila tidak dapat dilepaskan dengan landasan kultural. Memahami pendidikan Pancasila maka harus memahami pula kebudayaan Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai budaya bangsa indonesia yang dijadikan sebagai kepribadian bangsa indonesia. Sebagai seorang warga negara, seiorang mahasiswa tidak boleh kehilangan kepribadian keindonesiaannya sebagai identitas nasional bangsa dimanapun dia berada, bangsa yang religius, santun, peduli, adil, tanggung jawab, beradab, memiliki tenggang rasa, hormat pada orang lain serta nilai-nilai lainnya harus berpartisipasi dalam diri setiap orang Indonesia. Nilai-nilai kerohanian inilah yang kemudian sepakati menjadi nilai bersama seluruh bangsa yang diikat dalam satu filsafah ideologi Landasan Yuridis Pendidikan Pancasila Dituangkannya Pancasila kedalam pembukaan UUD 1945, mengisyaratkan bahwa secara yuridis konstitusional pancasila telah menjadi Dasar Negara Republik Indonesia. Untuk dapat memahami Pancasila kepada seluruh warga negara, maka dilaksanakan pendidikan Pancasila, khususnya di perguruan yuridis perkuliahan Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi sebenaranya secara jelas tertuang dalam UUD No. 2 Tahun 1989 tentang sistem Pendidikan Nasional. Pasal 29 UU ini telah menetapkan bahwa isi kurikulum setiap jenis, jalur dan jenjang pendidikan, wajib memuat Pendidikan Pancasila , Pendidkan Agama dan Pendidkan kewarganegaraan. Ketentuan tersebut kemudian dikokohkan kembali oleh kehadiran UU No. 2 Tahun dasarnya landasan yuridis Pendidikan Pancasila juga terdapat dalam beberapa ketentuan yang pernah berlaku di Indonesia, di antara lain 1. Pembukaan UUD NRI 1945; Dalam alinea keempat Pembukaan UUD NRI 1945 disebutkan tentang dasar negara Republik Indonesia yakni Pasal 31 UUD NRI 1945 tentang Pendidikan dan Kebudayaan; dalam Pasal 31 UUD 1945 dijelaskan bahwa 1 Setiap warga negra berhak mendapatkan pendidikan. 2 Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintahan wajib membiayainya. 3 Pemerintahan mengesuhakan dan menyelengarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang di atur TAP MPRS No XXVIII/MPRS/1966 tentang Agama, pendidkan dan Intruksi Jenderal Pendidikan Tinggi No. 1 Tahun 1967 tentang Pedoman Penyusunan Daftar Perkulihan dan lain TAP MPR No. IV/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila –sudah dicabut.6. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional”Kurikulum Pendidikan tinggi wajib memuat Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila, dan Pendidikan Kewargegaraan”.7. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya pada pasal 37 ayat 2. Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat a.pendidikan agama, b. Pendidikan kewarganegaraan, c. Bahasa. Memang secara eksplisit Pendidikan Pancasila tidak tercantum dalam pasal ini, akan tetapi diberbagai muatan dalam mata kuliah pendidikan kewarganegaraan yakni mengenai Pancasila khususnya berkenan dengan filsafat Pancasila. 8. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, khususnya pada Pasal 35 ayat 3. Upaya memperkuat mata kuliah Pengembangan Kepribadian yang diatur dalam Pasal 37 UU No. 20 Tahun 2003 yakni dengan dikeluarkannya UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Dalam Pasal 35 ayat 3 Undang- Undang tersebut menyebutkan bahwa Kurikulum Pendidikan Tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat 1 wajib memuat mata kuliah a. Agama, b. Pancasila, c. Kewarganegraan, d. Bahasa Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan "Kurikulum tingkat satuan pendidikan wajib memuat mata kuliah Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan,Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris dan kurikulum satuan pendidikan tinggi program diploma dan sarjana wajib memuat mata kuliah yang bermuatan kepribadian, kebudayaan, serta mata kuliah statistika dan atau matematika,”10. Kepmendiknas No. 232/U/2000 dan tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa dan Kepmendiknas No. 045 U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi "Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila, dan Pendidikan Kewarganegaraan merupakan kelompok mata kuliah Pengembangan Kepribadian yang wajib diberikan dalam kurikulum setiap program studi/kelompok program studi."11. SK Dirjen Dikti No. 267/DIKTI/Kep/2000 tentang Penyempurnaan Kurikulum Inti Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pendidikan Kewarganegaraan pada Perguruan Tinggi di SK Dirjen Dikti No. 38/DIKTI/Kep/2002 tentang Rambu-rambu Pelaksanaan Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan SK Dirjen Dikti No. 43/DIKTI/Kep/2006 tentang Rambu-rambu Pelaksanaan Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi yang mewajibkan kurikulum pendidikan tinggi memuat mata kuliah Pendidikan IIIPENUTUPA. KesimpulanPancasila sebagai pandangan hidup Bangsa dan Dasar Negara Republik Indonesia akan mempunyai arti nyata bagi manusia Indonesia dalam hubungannya dengan kehidupan kemasyarakatan dan kenegaraan. Untuk itu perlu usaha yang sungguh-sungguh dan terus-menerus serta terpadu demi terlaksananya penghayatan dan pengamalan manusia dan Bangsa Indonesia menjamin kelestarian dan kelangsungan hidup Negara Republik Indonesia yang merdeka, bersatu dan berkedaulatan rakyat berdasarkan Pancasila, serta penuh gelora membangun masyarakat yang maju, sejahtera, adil dan SaranDAFTAR PUSTAKAAmran, Ali . 2009. Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi. Jakarta PT Raja Grafindo PersadaDemikian Makalah Landasan Pendidikan Pancasila ini kami buat semoga bisa menjadi kan kita tau dan paham apa saja yang menjadi landasan pendidikan pancasila dan paham mengapa sampai saat ini di semua lini pendidikan wajib mempelajari pendidikan pancasila ini
pertanyaan tentang landasan pendidikan pancasila